Inmarsat vs Iridium untuk Komunikasi Lapangan
Inmarsat vs Iridium menjadi pilihan utama untuk komunikasi di area tanpa sinyal GSM. Banyak perusahaan memakai telepon satelit ini untuk tambang, survey, kapal laut, offshore, dan ekspedisi.
Selain itu, kedua jaringan memakai teknologi satelit yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami kelebihan masing-masing sebelum membeli perangkat.
Perbandingan Inmarsat vs Iridium
Secara umum, perusahaan di Indonesia lebih sering memilih Inmarsat untuk kebutuhan proyek. Sementara itu, Iridium lebih cocok untuk perjalanan internasional dan area ekstrem.
Kelebihan Inmarsat
6
Inmarsat menggunakan satelit GEO yang berada pada posisi tetap. Oleh sebab itu, jaringan ini menghasilkan koneksi suara yang stabil pada area terbuka.
Keunggulan
- Suara lebih jernih
- Biaya operasional lebih hemat
- Cocok untuk kapal laut
- Mendukung pekerjaan tambang
- Ideal untuk survey lapangan
Selain hemat, perangkat Inmarsat juga memiliki daya tahan baterai yang baik. Karena itu, pengguna dapat memakai perangkat lebih lama saat bekerja di lapangan.
Baca juga:
Kelebihan Iridium
7
Iridium memakai satelit LEO yang terus bergerak mengelilingi bumi. Karena sistem tersebut, jaringan Iridium mampu memberikan cakupan global penuh.
Keunggulan
- Bisa digunakan di seluruh dunia
- Mendukung area kutub
- Cocok untuk pegunungan
- Mendukung ekspedisi ekstrem
- Memberikan koneksi lebih fleksibel
Namun, Iridium membutuhkan biaya perangkat dan airtime yang lebih tinggi dibandingkan Inmarsat. Meski demikian, banyak pengguna tetap memilih Iridium karena cakupan globalnya sangat luas.
Lihat juga:
Mana yang Lebih Baik?
6
Jika Anda membutuhkan komunikasi proyek di Indonesia, maka Inmarsat menjadi pilihan yang lebih hemat. Sebaliknya, Iridium lebih cocok untuk komunikasi global tanpa batas wilayah.
Dengan demikian, Anda dapat memilih telepon satelit sesuai lokasi kerja, kebutuhan komunikasi, dan anggaran operasional.
